7 Tips Belajar Pemrograman Secara Otodidak!

Belajar programmer otodidak

7 Tips Belajar Pemrograman Secara Otodidak!






Pemrograman adalah salah satu hal yang akan seringkali ditemui jika kamu memilih jurusan kuliah IT (Information Technology). Pemrograman adalah salah suatu seni dalam menggunakan satu atau lebih algoritme yang saling berhubungan dengan menggunakan suatu bahasa pemrograman tertentu sehingga menjadi suatu program komputer.

Belajar pemrograman bisa dikatakan mudah, jika dilakukan dengan serius dan ditekuni secara mendalam dan kamu sering mempraktekkan apa yang sudah dipelajari sebelumnya.

Tapi apakah pemrograman bisa dilakukan dengan cara otodidak? Pastinya bisa, karena belajar pemrograman secara otodidak menjadi pilihan untuk beberapa developer.

1. Belajar Algoritma Dasar


Sebelum kamu mempelajari ilmu programming lebih jauh, ada baiknya jika kamu pelajari dulu dasar-dasarnya seperti soal algoritma. Algoritma ini merupakan langkah-langkah penyelesaian sebuah masalah.

Jika kamu sudah paham mengenai algoritma, nantinya akan mudah mempelajari bahasa program yang kamu inginkan. Karena ini memang dasar dari ilmu programming.

2. Menentukan Bahasa Pemrograman Yang Akan Dipelajari


Bahasa yang digunakan dalam pemrograman sangatlah banyak. Tetapi, tidak semua bahasa pemrograman harus dipelajari secara bersamaan. Agar dapat mempelajarinya dengan mudah, maka kamu harus menentukan bahasa pemrograman apa yang akan dipelajari terlebih dahulu.

Sesuaikan bahasa pemrograman yang akan dipelajari dengan kemampuan yang kita miliki. Dengan begitu, kamu dapat lebih mudah untuk belajar pemrograman dan mengerti apa yang dipelajari.

3. Buat Jadwal Belajar Pemrograman Secara Teratur


Dengan menentukan jadwal belajar, tentu akan membuat kamu melakukannya secara rutin dan lama-kelamaan akan menjadi kebiasaan. Sediakn waktu minimal 1 jam untuk belajar pemrograman, fokus pada yang apa yang sedang kamu pelajari dan jangan lakukan hal lain.

Lakukan seperti hal di atas selama 5 hari berturut-turut agar tidak lupa dengan materi yang sudah dipelajari sebelumnya. 2 hari yang tersisa bisa kamu pakai untuk istirahat dan me-refresh otak.

4. Praktek Langsung


Setelah membuat jadwal untuk belajar pemrograman secara teratur, kini saatnya kamu untuk praktek langsung. Jika ingin menjadi programmer secara otodidak, disarankan tidak terlalu banyak teori. Langsung saja praktekkan dengan membuat proyek kecil-kecilan.

Dari situ kamu akan belajar membuat proyek sekaligus belajar. Dan cara seperti ini lebih efektif dibanding mempelajari materi satu per satu. Misalnya saja kamu fokus mempelajari bahasa program desktop, coba kamu aplikasikan apa yang sudah dipelajari untuk membuat suatu aplikaksi.

5. Gunakan Modul Atau Sumber Yang Lengkap


Untuk belajar pemrograman kamu harus memiliki sumber yang tepat, modul yang digunakan pun harus lengkap dan tersusun dengan rapi, agar memudahkan proses belajar pemrograman. Sumber belajar secara terpisah terkadang dapat membingungkan para pengguna.

6. Bergabunglah Dengan Komunitas


Belajar pemrograman secara otodidak dengan sendiri memang kurang asyik, karena tidak ada yang bisa diajak untuk diskusi bersama ketika kamu menemui kesulitan, dan juga tidak bisa tukar ilmu. Maka bergabunglah dengan komunitas programming di daerah mu.

Cara ini akan sangat membantu kamu untuk mendapatkan hal-hal baru. Terlebih di sana akan banyak programmer yang telah berpengalaman, sehingga kamu bisa belajar banyak dengannya.

7. Ikut Coding Bootcamp


Jika menurutmu cara di atas belum bisa kamu lakukan dan kamu butuh bimbingan dari seorang tutor andal untuk mengajarkanmu seputar pemrograman, silakan ikuti coding bootcamp di Alterra Academy.

Di sana kamu akan mendapatkan ilmu secara cuma-cuma seputar dunia IT (coding, bahasa pemrograman, dan lain-lain)